15 Tips Penting Charge Baterai Ponsel Pintar Agar Cepat & Aman

Sumber gambar: Pixabay.com

Langsung saja, berikut tips charge baterai yang penting dimengerti.

Tips charge baterai smartphone:

1. Matikan ponsel pintar jika memang tidak digunakan
Apabila memang Anda sedang tidak sibuk, dimana kayanya tidak ada yang bakal menelpon atau SMS pada jam-jam tersebut.

Maka supaya lebih cepat terisi baterai ponsel pintar, matikan saja ponsel pintar, sehingga mampu charge baterai dengan sungguh cepat nantinya.

Hal itu sebab fitur / alat seperti pencari sinyal mengkonsumsi cukup banyak daya. Demikian juga layar smartphone banyak menguras daya baterai.

2. Manfaatkan mode pesawat (Air Plane Mode)
Apabila saat melakukan charge memang tidak mampu mematikan ponsel, maka Kamu masih bisa mempercepat change baterai dengan mempergunakan opsi Airplane Mode (mode pesawat).

Sehingga beberapa fungsi pemanis smartphone akan dimatikan, biar pengisian baterai lebih cepat.

Mode pesawat akan mematikan fitur bluetooth, wifi dan koneksi internet. Sehingga konsumsi baterai menjadi minimal.

Demikian juga pada smartphone Android modern, yang sudah ditawarkan fitur ultimate power saving, yang fungsinya mematikan nyaris seluruh fitur kecuali telepon dan internet.


3. Hindari charge melalui USB komputer
Apabila Kamu sering isi baterai smartphone melalui slot USB di komputer ataupun laptop, maka hal ini tidak direkomendasikan, alasannya melakukan charge smartphone via slot USB komputer menyantap waktu yang lebih lama dibandingkan mengisi eksklusif ke stop kontak listrik.

4. Gunakan charger dengan ampere yang besar
Cara yang cukup jitu semoga ponsel pintar mampu terisi baterainya dengan lebih singkat, adalah dengan menggunakan charge dengan kapasitas ampere yang lebih besar.

Apabila Kamu punya charger dengan output 1A, maka gunakan charger dengan output 2A. Sehingga proses pengisian baterai akan lebih cepat dari biasanya.

Tetapi jangan terlalu “nafsu”, memakai output ampere yang terlalu besar, malah mampu membahayakan komponen baterai.

5. Gunakan Charger Asli
Smartphone dan charger hendaknya satu paket, yaitu charger yang diperoleh saat membeli smatphone. Dengan memakai charger bawaan menciptakan proses pengisian daya menjadi maksimak dan juga lebih aman.

Sangat tidak diusulkan menc-charge baterai dari USB komputer maupun laptop, sebab outputnya yang condong kecil.

Aapbila perangkat laptop / komputer telah support USB 3.0, gres bisa dipakai port ini untuk colokkan ke ponsel, alasannya output dayanya yang sudah memadai hingga 900mA. Tetapi tetap saja batasi kebiasaan charge dari laptop / komputer.

6. Perhatikan mutu kabel USB
Umumnya ketika berbelanja smartphone, Kamu juga akan mendapatkan kabel USB bawaannya yang langsung dapat dimasukkan ke charger stop kontak.

Untuk itu jangan lupa untuk senantiasa menjinjing kabel USB bawaan tersebut, untuk nantinya digunakan saat di luar.

Hal ini menolong kamu supaya terhindar dari terlalu sering menggunakan kabel USB yang tidak standar.

Menggunakan kabel USB yang tidak standar, bisa berakibat jelek pada baterai dan smartphone.

Sehingga, pada dasarnya perhatikan kualitas kabel USB yang digunakan, tentukan (jika memakai kabel USB lain) maka kualitasnya sepadan dengan kabel USB bawaan ponsel pintar Kamu.


7. Hindari mengoperasikan ponsel pintar ketika charging
Ini hal yang diketahui banyak orang, tetapi masih saja dilaksanakan sebab tangan “gatel” ingin terus memegang ponsel pintar.

Eentah itu bermain game dan semacamnya. Termasuk telepon, alasannya teleponan sambil charging cukup berbahaya bagi kesehatan pengguna.

Yang paling sering yakni bermain game ketiga charging, yang membuat proses mengecas baterai lama.

Lain halnya jikalau sedang darurat, mau apa lagi. Yang jadi duduk perkara jika tidak penting-penting amat maka jangan mengoperasikan smartphone, sampai simpulan mengecas

8. Ketika charge smartphone, taruh di tempat yang keras dan juga tidak panas
Mungkin ini belum banyak mengetahuinya, kalau ingin mengisi baterai ponsel pintar dengan cepat, maka taruh smartphone nya di tempat yang keras dan jangan ditempat yang bersuhu panas.

Hindari meletakan di kawasan yang empuk seperti tempat tidur, bantal dan sofa sebab menyerap panas.

Sebaliknya, jangan juga menempatkan smatphone di suhu yang terlalu acuh taacuh. Yang dimaksud hambar disini ialah sedingin kulkas.

9. Buat baterai lebih adem
Umumnya ponsel pintar menggunakan jenis baterai lithium-ion, yang punya prinsip kerja yang sederhana ialah bila suhunya lebih adem maka kinerjanya lebih baik.

Sehingga untuk mempercepat pengisian baterai ponsel bisa dengan melepaskan cover belakang casing smartphone.

Membuat baterai smartphone lebih bisa “bernafas” (suhunya adem), hal ini berimbas dengan optimalnya kinerja baterai.

10. Gunakan charger yang original
Charger bawaan ataupun charger yang original memiliki kualitas yang bagus. Apalagi bila menggunakan charger bawaan maka akan lebih cocok dengan perangkat smarphone.

Arus yang dialirkan lebih stabil kalau memakai charger bawaan. Atau minimalnya gunakan charger yang bermutu baik.

Disarankan dalam membeli charger, utamakan pilih yang bermutu walaupun harganya lebih mahal.

loading...

11. Jangan suka memaksa-maksa
Ketika baterai sudah ada pada posisi 10% (terlebih di bawah itu) jangan terus dipaksakan menghabiskannya sampai mati, terlebih kalau dikala itu malah melaksanakan game berat. Karena hal itu mampu membuat baterai menurun kualitasnya.

Apabila terjadi kondisi mirip itu, maka Kamu harus (dilarang tidak) untuk mengisi baterai sampai full 100%,. Usahakan charge dalam keadaan ponsel mati.

Jika mutu baterai sampai memiliki masalah, maka akan menciptakan proses charge baterai menjadi lebih usang.

12. Hindari kawasan panas
Saat charge perlu juga memperhatikan kondisi, sebisa mungkin menghindari tempat yang panas saat melaksanakan charge.

Hal itu karena suhu panas yang ada diluar menyebabkan energi dalam baterai memuai. Bahkan juga mampu tetap riskan memuai saat ponsel mati.

Oleh karena itu, tentukan keadaan suhu adem (tidak panas) dikala mengecas barerai.

13. Gunakan aplikasi utility charging
Terdapa beberapa aplikasi utility, salah satunyai Clean Master yang memiliki fitur-fitur save charging, berupa menonaktifkan aplikasi-aplikasi yang tidak butuhselama proses pengisian baterai.

Selain itu, ada banyak aplikasi khusus yang lain yang membantu untuk charging, seperti Fast Charge, Faster Charger, Charger Booster, dll.

Jika ada, maka Kamu mampu mempergunakan fitur fast Charging yang telah ada di smarpthone. Saat ini sudah terdapat fitur fast charging yang katanya bisa 50% lebih singkat.

Teknologi fast charging ini telah dipasang pada produk Samsung, Oppo, HTC, Asus dan produk android lainnya.

14. Sambungkan ke colokan Listrik
Agar proses mengecas maksimal dan lebih cepat, maka mengecas dengan menyambungkan ke listrik secara langsung.

Tidak disarankan mengecas dengan sambungan port USB. Mengecas dengan port USB di komputer / laptop akan lebih usang. Bahkan mampu 2-3 kali lebih usang.

15. Jangan gunakan Wireless Charging
Teknologi Wireless Charging telah dimunculkan oleh Samsung, sepeti pada produk Samsung Galaxy S6. Namun, mengisi daya baterai menggunakan teknologi Wireless Charging menyantap waktu lebih usang.

Jauh lebih cepat dengan tata cara ‘biasa’ ialah mengecas memakai kabel. Sehingga disarankan Kamu tidak perlu membali Wireless Charging, lebih baik simpan uang Kamu untuk digunakan pada hal lain yang lebih penting.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel